Ini “Otaknya” Samsung A6 dan Samsung A6+

Samsung A6 dan Samsung A6+ – Di samping perbedaan dimensi, antara Galaxy A6 dan Galaxy A6 Plus 2018 yang belum lama ini dirilis resmi Samsung di Indonesia pun punya perbedaan spesifikasi jeroan.

Spesifikasi Samsung A6 menggunakan otak pemrosesan delapan inti Exynos 7870 prosesor Cortex-A53 1,6 GHz dengan Chip Grafis Mali T-830 MP1.

Paduan kinerjanya dibantu oleh RAM 3 GB serta penyimpanan internal 32 GB. Adapun spesifikasi Samsung A6 Plus berbekal chipset delapan inti Snapdragon 450 prosesor Cortex-A53 1,8 GHz dengan Chip Grafis Adreno 506.

Untuk RAM kapasitasnya mencapai ukuran 4 GB ditambah memori internal 32 GB.

Meski “bersaudara” namun terlihat jika jeroan utama keduanya berbeda. Hal ini memang disengaja oleh pihak produsen sebab adanya perbedaan kebutuhan teknis dari keduanya.

Samsung A6 dan Samsung A6+

Samsung A6+ Kiri dan Samsung A6 kanan

Perangkat Samsung A6 dibenamkan chipset Exynos 7870 sebab hanya menggunakan fitur kamera utama tunggal yang mempunyai resolusi 16 MP dan kamera depan yang juga menawarkan resolusi 16 MP.

Spek kamera tersebut sudah sesuai dengan unjuk kerja chipset Exynos 7870. Sedangkan Samsung A6 Plus yang membawa ukuran layar lebih lebar ditambah fitur kamera utama ganda (16 MP + 5 MP) maka disematkan chipset Snapdragon 450.

Unjuk kerja chipset Snapdragon 450 dianggap pas untuk menangani komputasi lebih tinggi kendati frekuensinya cuma terpaut 0,2 GHz dibanding Exynos 7870.

Berdasarkan penjelasan yang diberikan website Qualcomm yang memproduksi Snapdragon 450, chipset itu memang support fitur dual camera sampai 13 + 13 MP dan juga fitur bokeh real time.

Sedangkan menurut keterangan yang diberikan website Samsung sebagai produsen Exynos 7870, chipset tersebut support fitur dual camera untuk kamera depan yang mempunyai resolusi sampai 8 + 8 MP.

Untuk diketahui, spesifikasi Samsung A6 yaitu membawa diagonal layar 5,6 inci yang menawarkan aspect ratio 18,5:9. Kemudian bagian perangkat keras di dalamnya meliputi chipset octa-core, 3 GB kapasitas RAM, memori onboard 32 GB dengan slot kartu microSD maksimal 256 GB, dengan ukuran daya baterai mencapai 3.000 mAh.

Di bagian belakang Samsung A6 tertanam sensor sidik jari beserta lensa kamera tunggal 16 MP yang menawarkan bukaan diafragma f/1.7. Untuk kamera selfie pun memberikan resolusi 16 MP dengan bukaan f/1.9 serta ikut disertakan lampu kilat sebagaimana dimiliki kamera utama.

Sedangkan Samsung A6 Plus berpenampilan luar tak jauh berbeda dibanding “saudara kembarnya”, cuma dimensinya yang lebih bongsor sebab membawa display 6 inch juga dengan aspect ratio sinema 18,5:9.

Bagian spesifikasi jeroan Samsung A6 Plus agak lebih tinggi daripada Galaxy A6. Mesin utama berbekal chip delapan inti ditambah RAM 4 GB dengan penyimpanan internal sebesar 32 GB.

Ponsel ini pun mendukung perluasan penyimpanan lewat slot kartu microSD bisa disisipkan maksimal 400 GB. Untuk baterai agak lebih besar kapasitasnya dibanding A6 yakni 3.500 mAh.

Hp Samsung terbaru ini juga menawarkan kamera ganda di belakang yang resolusinya 16 MP (bukaan f/1.7) dan 5 MP (bukaan f/1.9).

Posisi dual camera tersebut terpasang vertikal di atas sensor sidik jari. Sedangkan kamera selfie besarannya cukup mengagumkan dengan 24 MP (bukaan f/1.9) sudah lengkap dengan lampu kilat.

Sementara kesamaan Samsung A6 dan Samsung A6 Plus yaitu terinstal operating system Android 8.0 Oreo, audio Dolby Atmos (untuk earphone), pengenal wajah, active noise cancellation microphone, Bixby Vision, kartu seluler ganda, dan jaringan internet 4G LTE.

Rilis di awal Juni 2018 untuk konsumen Indonesia, harga Samsung A6 2018 ditawarkan Rp 3.799.000 sementara harga Samsung A6 Plus 2018 banderolnya mencapai Rp.4.899.000.


error: Content is protected !!