Galaxy J7 (2016) Akan Didukung Oleh Prosessor Exynos 7870 SoC

 Galaxy J7 (2016) – Galaxy J7 yang akan diluncurkan tahun ini telah menunjukkan wujudnya beberapa kali di beberapa bulan terakhir. Spesifikasi smartphone ini juga telah dirinci secara detail pada GFXBench benchmark dan telah diketahui semua orang. Beberapa informasi terakhir menyatakan bahwa beberapa kernel yang telah ada belum mampu menyaingi spesifikasi pada J7.

Smartphone ini juga diisukan akan membawa sensor fingerprint meski masih masuk dalam jajaran ponsel kelas menengah. Versi resmi dari Galaxy J7 akan diluncurkan dengan dua Prosessor yaitu Exynos dan Snapdragon. Samsung sepertinya juga akan menggunakan prosessor yang sama untuk beberapa ponsel yang diluncurkan tahun 2016, pabrikan ini juga sedang meracik versi terbaru dari CPU Exynos tersebut.

Galaxy J7 (2016) Spesifikasi

Galaxy J7 (2016) telah dikupas secara penuh pada situs Geekbench benchmark dengan spesifikasi Exynos 7870 di dalamnya (lebih tepatnya pada model SM-J710FN). Artinya, prosessor ini merupakan suksesor dari Exynos 7580 yang telah ada. Exynos 7870 adalah sebuah chip octa-core yang memiliki clock speed tinggi yaitu berada pada kisaran 1.7 GHz. Namun performanya cukup berbeda dengan jenis prosessor Snapdragon. Exynos hanya didukung oleh RAM sebesar 2GB, bukan 3GB seperti pada umumnya. Pada bagian muka, smartphone ini didesain dengan Android 6.0.1 yang telah populer belakangan ini. Dan sepertinya telah ada beberapa prototipe yang sedang disempurnakan dengan spesifikasi-spesifikasi yang berbeda.

Sebenarnya, RAM sebesar 2GB yang diusung oleh Galaxy J7 akan membuat smartphone ini masuk dalam jajaran gadget kelas menengah. Meskipun secara performa dan hasil tes benchmark memiliki nilai cukup tinggi, prosesor Exynos 7870 masih dapat berfungsi sangat baik dalam keadaan single core maupun multi core. Hal ini telah dibuktikan dalam rangkaian beberapa tes khusus. Harapannya, J7 juga dibekali dengan chip terbaru. Secara keseluruhan, Galaxy J7 bisa jadi memiliki banyak upgrade daripada prototipe awalnya. Keadaan ini menjadi cukup menarik bagi para developer-developer Samsung. Kecuali Samsung ingin membuat versi lanjut dari ponsel ini dengan mengganti beberapa hardware untuk seri selanjutnya.

Sumber